Reed

Inilah Perbedaan Distributor Trafo dengan Retailer Trafo

0
Posted in Uncategorized By Bliguld

Deskripsi

Perbedaan distributor trafo dan retailer trafo terletak pada cara menjual produknya. Kamu bisa memilih salah satunya sesuai dengan skala pembelian.

Artikel

Jika kamu membutuhkan trafo, kamu bisa mendapatkan barang melalui distributor trafo dan retailer trafo. Namun, terdapat perbedaan mendasar dari distributor dan retailer. Untuk itu, kamu bisa memilih salah satu sesuai dengan kebutuhanmu masing-masing.

Perbedaan Distributor Trafo dan Retailer Trafo

trafo

Pada dasarnya perbedaan distributor trafo dan retailer trafo bisa kamu lihat dari beberapa aspek. Beberapa aspek tersebut bisa disesuaikan dengan kebutuhan trafomu masing-masing. Cara ini juga bisa diterapkan pada barang lain yang menerapkan konsep serupa.

  • Model Kerjasama

Pihak distributor trafo nantinya bekerja sama dengan pihak produsen dalam memasarkan barangnya. Pihak distributor terikat kesepakatan terkait branding barang yang dijual, contoh distributornya adalah PT. Galleon Cahaya Investama.

Sedikit berbeda dengan pihak distributor, pihak retailer lebih terbuka dalam urusan kerja sama. Bahkan, pihak retailer bisa juga menjual produk lain yang serupa dari produsen berbeda. Semua itu bergantung dari kebijakan penjualan pihak retailer.

  • Ijin Usaha

Sebagai sebuah distributor, pihak perusahaan wajib sudah memiliki ijin usaha yang jelas. Umumnya, pihak distributor sudah memiliki ijin usaha berbadan hukum. Inilah yang bisa menjadi indikator bahwa distributor tersebut memang legal dan profesional.

Untuk pihak retailer sendiri, saat ini umumnya sudah memiliki ijin usaha. Namun, pihak retailer banyak yang masih mengantongi ijin usaha perorangan. Hal tersebut bukan menjadi masalah, selama pihak tersebut terdaftar dan tidak melanggar hukum.

  • Metode penjualan barang

Distributor umumnya menjual barang dengan jumlah yang panjang atau memiliki kontrak kerja sama berkelanjutan. Hal tersebut sangat cocok diterapkan untuk perusahaan yang membutuhkan trafo banyak dan dalam waktu yang lama.

Sementara itu, pihak retailer cenderung hanya menawarkan barang dalam jangka waktu pendek. Umumnya, barang yang dijual juga tidak terikat dalam kontrak kerja sama dan hanya menjual dalam jumlah unit tertentu saja.

  • Konsumen utama

Umumnya konsumen utama dari pihak distributor adalah perusahaan besar yang memiliki aset besar pula. Selain itu, trafo yang dibutuhkan cukup banyak dan memungkinkan sewaktu-waktu membutuhkan peremajaan trafo baru.

Sementara itu, pihak retailer bersinggungan langsung dengan para pengecer yang membutuhkan trafo dalam jumlah kecil. Untuk itu, retailer sangat cocok dipilih untuk kamu yang membutuhkan unit trafo dalam jumlah kecil dan di waktu tertentu saja.

  • Tingkat harga

Jika kamu mendapatkan barang dari distributor secara langsung, tentunya harga yang didapat jauh lebih murah. Selain itu, kamu juga bisa mendapatkan barang dengan kapasitas besar dengan waktu yang jauh lebih cepat.

Jika kamu memilih barang dari retailer, kamu akan mendapatkan barang dengan harga yang sedikit lebih mahal. Hal tersebut karena pihak retailer mendapatkan barang dengan alur yang cukup panjang hingga bisa sampai ke tangan konsumen.

Kesimpulan

Jika kamu membutuhkan trafo dengan jumlah yang besar, kamu bisa mencari barang secara langsung ke distributor. Pihak distributor juga bisa kamu pilih untuk proyek jangka panjang. Contoh distributor yang bisa kamu gunakan adalah PT. Galleon Cahaya Investama

Demikianlah artikel singkat, padat, dan jelas mengenai perbedaan distributor trafo dan retailer trafo. Semoga artikel ini bisa menjadi referensi bagi kamu yang ingin mencari informasi mengenai distributor trafo. Selamat berbelanja!