Reed

Cara Membuat Abon Daging Ikan

0
Posted in Uncategorized By Bliguld

Sebagai orang tua yang kadang sibuk,  untuk memenui kebutuhan nutrisi keluarga, biasanya juga sering disesuaikan. Misalnya menyediakan abon ikan.

Abon ikan meskipun instan, tetap memiliki nutrisi tinggi yang masih terjaga. Abon ini mudah dibuat, bahkan berbagai macam cara membuat abon ikan pun banyak tersedia di berbagai media.

Abon merupakan produk makanan olahan yang sudah lama dikenal masyarakat, khususnya di wilayah Indonesia.

Maka dari itu, disini kami akan share beberapa cara membuat abon ikan yang bernutrisi dan bernilai jual tinggi, jadi sangat aman untuk bisa dikonsumsi sehari-hari. Berikut ulasannya.

1.) Abon Ikan Lele

Ikan lele sudah menjadi salah satu sumber protein hewani yang banyak dikonsumsi di kalangan masyarakat, serta mudah didapat dengan harga yang relatif murah.

Abon ikan lele ini merupakan jenis makanan olahan yang terbuat dari ikan lele yang diberi bumbu dan diolah secara modern. Pembuatan abon ikan lele ini bertujuan untuk mengolah ikan tanpa mengurangi nilai protein yang terdapat pada ikan lele itu sendiri.

Cara Membuat Abon Ikan Lele:

  1. Bahan baku yang digunakan adalah ikan lele yang masih utuh dan segar, untuk selanjutnya dilakukan proses penyiangan.
  2. Pada proses penyiangan yaitu pemotongan ikan dan pencucian daging ikan, bagian kepala dan isi perut ikan dibuang. Setelah itu daging ikan lele sebaiknya direndam dalam air yang dicampur dengan air cuka. Kadar air cuka yang dipakai adalah ±2%. Ini perlu dilakukan untuk membuat bau amisnya hilang. Selain mengunakan cuka, bau amis pada ikan lele juga bisa dihilangkan dengan menambah serai pada bumbu abon.
  3. Kemudian potongan-potongan ikan lele yang sudah direndam dalam air cuk disusun ke dalam panci besar dan direbus selama kurang lebih 30 – 60 menit. Tapi ingat, proses perebusan akan dihentikan setelah daging ikan menjadi lunak. Selama proses perebusan tersebut juga ditambahkan daun salam dan garam rebus.
  4. Ikan yang sudah direbus kemudian dipres dengan mesin pengepres. Sebelum dipres, daging ikan tersebut sebaiknya ditiriskan terlebih dahulu sekitar 5 – 10 menit. Tahap pengepresan ini tujuannya untuk mengurangi kadar air pada daging ikan lele yang telah direbus. Semakin sedikit kadar air yang dikandung dalam daging, maka akan semakin baik juga serat-serat daging yang dihasilkan.
  5. Setelah daging ikan dipres, kemudian dilakukan proses pencabikan sampai menjadi serat-serat.
  6. Pada tahap ini, serat-serat daging hasil pencabikan tadi kita tambahkan bahan-bahan pembantu (bumbu-bumbu). Bumbu-bumbu yang ditambahkan terdiri dari: bawang putih, ketumbar, lengkuas yang telah diparut dengan mesin parutan, gula pasir, garam dapur, serai, santan kelapa dan bisa juga kita tambahkan daun kari, untuk memberikan rasa kari pada abon lele, bahkan kalau mau rasanya pedas ya bisa juga kita tambahkan cabe merah atau cabe rawit, sesuai selera kita masing-masing.
  7. Setelah bumbu-bumbu tercampur secara merata dalam serat-serat daging ikan, kemudian dilakukan penggorengan ±60 menit. Selama proses penggorengan ini, kita lakukan pengadukan secara terus menerus agar abon ikan yang dihasilkan matang secara merata dan bumbu-bumbu dapat meresap dengan baik. Tahap penggorengan ini segera kita hentikan kalau serat-serat daging yang digoreng sudah berwarna kuning kecoklatan.

2.) Abon Ikan Tongkol

Ikan tongkol sudah menjadi salah satu komoditi ekspor dan juga sebagai bahan makanan yang sering dan banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia.

Faktanya, abon ikan tongkol ini rasanya yang gurih dan lezat membuat abon ikan tongkol banyak digemari oleh pelaku bisnis yang berani berkompetisi di bidang kuliner. Karena selain enak, abon ikan tongkol juga menyehatkan. Yang lebih menguntungkan adalah bisa tahan lama, sama seperti abon sapi yang menjadi saingannya.

Cara Membuat Abon Ikan Tongkol:

  1. Langkah pertama yang harus dilakukan adalah membersihkan ikan tongkol dan mengeluarkan limbah makanan di dalam perut ikan termasuk sisa kotorannya, serta buang juga kepalanya.
  2. Kukus ikan tongkol hingga matang. Dilanjut dengan mengambil daging dan menyingkirkan duri-durinya.
  3. Cabik daging ikan dengan mesin pencabik daging dan ikan hingga menjadi kecil dan tidak rapi seperti sebelumnya.
  4. Campurkan bumbu rempah dengan cara dihaluskan, antara lain: bawang merah 75g, bawang putinh 10g, gula merah 150g, ketumbar 10g, 3 tangkai serai, garam dapur 15g, jahe 10g, laos 5g. Kemudian, masukkan dalam daging ikan tumbuk, aduk hingga rata.
  5. Goreng daging ikan tongkol plus bumbu dengan minyak, aduk terus hingga kering dan warnanya menjadi kuning kecokelatan atau agak kehitaman.

Usaha adalah ketekunan, dan ditunjang dengan seperangkat alat dan mesin abon ikan tongkol, akan sangat membantu membesarkan usaha anda, tentunya jika usaha anda sudah mulai berkembang.Sekian dari saya bila ada kurang dan lebihnya mohon maaf.Terimakasih dan sampai jumpa.